Telp : (0373) 21049

BIMBINGAN PRA NIKAH DI SMPN 7 IT DOMPU

Kemenag-Inmas Kakan Kemenag Kabupaten dompu Drs.H.Syamsun.H.Ilyas.M.si berasama staf bimas islam menghadiri kegiatan Bimbingan Pra Nikah Usia Remaja Usia Sekolah pada SMPN 7 IT Dompu dan sekaligus membuka secara Resmi, Rabu 01-03-2023. (Hari kedua)

Kegiatan ini tidak kurang dan tidak lebih sebanyak 125 peserta didik mengikuti acara tersebut. Acara dibuka oleh Bapak Kepala SMPN 7 IT Dompu H. Hasan, S.Pd. Dalam sambutannya Kepala SMPN 7 IT Dompu menyampaikan ucapan terima kasih yang sebanyak-banyak kepada Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Dompu yang telah menunjuk SMPN 7 IT Dompu sebagai salah satu sasaran kegiatan ini. Beliau juga berharap kepada siswa dan siswi agar bisa mengikuti acara ini dengan sebaik-baiknya, sehingga apa yang disampaikan oleh Nara Sumber bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

514085cb-7705-4c91-ba3b-0a2bf460b122.jpg

Narasumber pertama dari Dinas Kesehatan Kab Dompu disampaikan oleh Ibu Anike Kusumawati, S.KM., M.Kes. Beliau menyampaikan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan bahaya pernikahan dini bagi kesehatan Ibu dan anak.

Kegiatan terakhir dan sekaligus menutup kegiatan diisi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu Bapak Drs. H. Syamsul Ilyas, M.Si Beliau memberikan ice breaking dan beberapa game kepada peserta didik.

Kegiatan bimbingan pra nikah bagi remaja usia sekolah ini bertujuan untuk membuka wawasan para pelajar agar tidak terburu-buru menikah pada usia yang belum cukup. Penikahan dini biasanya berawal dari pergaulan bebas dan lemahnya fungsi kontrol orang tua. Dengan bimbingan ini dapat membuka cara pandang para pelajar untuk memahami dampak dan resiko dari pernikahan dini. Singkatnya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, pemahaman kepada para remaja yang nantinya melangsungkan pernikahan sehingga terwujudnya keluarga samawa.

564e745b-61c3-439f-9cb3-0e3670fe591d.jpg

Menurut kakankemenag "bahwa saat ini yang paling penting bagi remaja adalah rajin belajar dan menuntut ilmu, mengikuti apa yang dianjurkan oleh pemerintah lewat guru dan lewat ketua Yayasan ikuti dan taati serta dengarkan. Lebih lanjut, bagaimana remaja saat ini membangun diri, mempersiapkan diri untuk kemudian menjadi orang yang berguna, bermanfaat, berpengetahuan dan siap untuk membangun keluarga" pesannya.

Semoga dengan pembekalan dan materi yang disampaikan oleh narasumber dapat memberi pembelajaran kepada peserta didik agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja dan menikah dibawah umur.(Fitri/Tim)

share:

Tinggalkan Komentar Anda

Berita Lainnya